Banda Aceh – Guna mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang kompeten, dan siap bersaing di industri migas, Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Kurikulum dan Profil Lulusan” yang dilakukan bertepatan dengan acara PAKARMARU Fakultas Teknik USK. Kegiatan ini ditujukan secara khusus untuk memberikan pembekalan awal bagi mahasiswa angkatan 2025 dan 2026.

Sebagai agenda berkesinambungan yang penting bagi mahasiswa di awal masa studinya, kegiatan sosialisasi ini telah diselenggarakan sebanyak dua tahap. Tahap pertama untuk mahasiswa angkatan 2025 telah dilaksanakan bertepatan dengan momen kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 2025. Sementara itu, sosialisasi tahap kedua bagi mahasiswa angkatan 2026 baru saja dirampungkan pada tanggal 15 Agustus 2026 dilakukan secara daring.

Fokus utama dari rangkaian kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang utuh kepada para mahasiswa mengenai arah pembelajaran selama masa perkuliahan dan proyeksi karir profesional setelah mereka lulus nanti.

Sesi pertama diisi dengan pemaparan komprehensif mengenai struktur kurikulum akademik yang disampaikan langsung oleh Koordinator Prodi Teknik Perminyakan USK, Ir. Hidayat Syah Putra, S.T., M.Sc dan juga oleh Ketua Penjaminan Mutu Prodi Ibu Tika Hapsari, S.T., M.T. serta didampingi oleh para dosen Teknik Perminyakan USK. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci mengenai profil lulusan, capaian pembelajaran, target kompetensi keilmuan, serta bagaimana kurikulum yang diterapkan di USK dirancang secara adaptif. Langkah ini dipastikan sejalan dengan perkembangan teknologi hulu migas dan standar kebutuhan industri energi saat ini.

Pada sosialisasi angkatan 2025, sesi pengenalan profesi diisi oleh Bapak Iqbal Nurfarid, B.Eng., M.Phil., P.Eng. Beliau merupakan Production Engineer di PT Pema Global Energi sekaligus Dosen Luar Biasa di Prodi Teknik Perminyakan USK. Dengan latar belakang akademis dan praktisnya yang mumpuni, Bapak Iqbal memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika keseharian seorang Production Engineer, tantangan menjaga optimasi sumur di lapangan, serta menjembatani teori yang dipelajari di kelas dengan aplikasinya di dunia industri.

Sosialisasi tersebut kembali terlaksana pada tahun 2026 Teknik Perminyakan yang dilakukan secara daring turut menghadirkan pemateri seorang praktisi industri pada sesi Pengenalan Profesi, yakni Bapak Setyo Nurretno Tri Buwono dari PT Pema Global Energi (PGE), dengan tujuan memberikan gambaran nyata mengenai iklim dunia kerja paska-kampus. Berdasarkan rekam jejak dan pengalamannya di lapangan, Bapak Setyo membedah tuntas berbagai peluang dan realita profesi yang menanti para lulusan. Beliau menjabarkan peran-peran vital dari profesi kunci di sektor hulu migas, mulai dari Drilling Engineer, Production Engineer, hingga Reservoir Engineer.

Selain itu, pada sesi pengenalan profesi ini juga disediakan ruang untuk diskusi bagi mahasiswa baru untuk bertanya langsung kepada pemateri terkait persiapan apa saja yang diperlukan untuk bekerja di industri migas.

Tingginya antusiasme mahasiswa pada kedua angkatan tersebut terlihat dari dinamisnya sesi tanya jawab, di mana mahasiswa aktif menggali informasi mengenai tahapan karir, persiapan magang, dan dinamika operasi migas di lapangan nyata. Melalui kegiatan sosialisasi kurikulum dan profil lulusan ini, Prodi Teknik Perminyakan USK berharap para mahasiswa angkatan 2025 dan 2026 dapat merancang roadmap studi mereka dengan visi yang lebih jelas. Sinergi yang kuat antara pihak akademisi kampus dan praktisi dari industri diharapkan mampu terus memotivasi mahasiswa untuk menjadi sarjana teknik perminyakan yang berkarakter sosio-teknopreneur yang inovatif, mandiri, terkemuka dan terdepan dan siap berkontribusi penuh bagi ketahanan energi nasional sesuai dengan visi Program Studi Teknik Perminyakan

Categories:

Tags:

Comments are closed